Search

Suharto ditemukan tewas penuh luka di lahan Perhutani

Merdeka.com - Seorang pria ditemukan tewas mengenaskan di lahan perkebunan milik Perhutani, Jalan Buah Dua - Sanca Blok Cinbo, Dusun Gendereh, Desa Gendereh Kecamatan Buah Dua, Kabupaten Sumedang. Diduga pria tersebut korban pembunuhan.

BERITA TERKAIT

Jasad penuh dengan luka lebam dan memar di bagian kepala belakang. Pada bagian muka, tenggorokan, dada terdapat luka gores. Juga pada bagian punggung.

Kapolres Sumedang AKBP Hartoyo mengatakan jasad tersebut pertama kali ditemukan warga. Mendapat laporan dari warga, petugas kepolisian mendatangi lokasi dan melakukan identifikasi. Lalu membawa jasad itu ke rumah sakit Sartika Asih untuk diautopsi.

Hasilnya, diketahui jasad tersebut bernama Suharto alias Alex yang beralamat di Kelurahan Cempaka Putih Barat, Jakarta Pusat. Itu diketahui setelah pihak kepolisian melakukan penelusuran melalui media sosial Facebook.

Suharto atau Alex sempat diberitakan hilang dengan kendaraan Daihatsu Xenia Nopol B-2256-TFY oleh pengguna Facebook dengan akun 'Ajek Dido'. Dia menuliskan bahwa Alex merupakan anggota dari komunitas White Car Indonesia. Suharto mengantar penumpang pukul 18.00 WIB dari Bekasi menuju Subang.

Temannya itu mengaku, terakhir kali menghubungi Alex ketika berada di wilayah Ciasem atau Pamanukan Subang. Setelah itu, Alex tidak dapat dihubungi dan GPS mobil sudah tidak aktif.

Sejauh ini, pihak kepolisian menduga Alex dianiaya hingga meninggal saat berada di luar Sumedang.

Sementara lahan Perhutani dipilih untuk menghilangkan jejak para pelaku. Pasalnya daerah tersebut terbilang jauh dari tempat keramaian.

"Untuk TKP penganiayaan atau tindakan kekerasan terhadap korban, kemungkinan (dilakukan) di luar wilayah Kabupaten Sumedang. Kami akan selidiki lebih jauh," ucapnya. [noe]

Let's block ads! (Why?)

https://www.merdeka.com/peristiwa/suharto-ditemukan-tewas-penuh-luka-di-lahan-perhutani.html

Bagikan Berita Ini

Related Posts :

0 Response to "Suharto ditemukan tewas penuh luka di lahan Perhutani"

Post a Comment

Powered by Blogger.