
Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) menganggarkan Rp 1,7 triliun untuk membangun 6 pasar induk dan merevitalisasi 5 pasar lama. Anggaran tersebut bersumber dari anggaran 2019 Kementerian PUPR.
Direktur Bina Penataan Bangunan Ditjen Cipta Karya Kementerian PUPR Iwan Suprijanto, mengatakan berdasarkan hitung-hitungan saat ini anggaran yang dialokasikan Rp 1,7 triliun.
Untuk lokasi pasar tersebut masih menunggu daftar yang diajukan oleh Kementerian PUPR.
"Masih menunggu dari Kementerian Perdagangan. Ada beberapa indikasinya kayak pasar Klewer Solo, pasar Sukawati yang di Bali. Yang lain masih nunggu konfirmasi dari Perdagangan. Enam pasar induk di mana kan mereka yang menentukan mana yang prioritas," jelasnya.
Selain itu, meskipun baru dibangun 2019, persiapannya sudah dilakukan sejak saat ini.
"Tahun ini direncanakan dulu, disiapkan dulu. Kan bangun nggak tiba tiba, ada perencanaan dulu gitu kan. Dibangun tahun depan, disiapkan tahun ini," tambahnya.
Bagikan Berita Ini
0 Response to "Butuh Rp 1,7 T untuk Bangun 6 Pasar Induk dan Renovasi 5 Pasar ..."
Post a Comment