Search

Review Xiaomi Redmi 6: Layar Menyusut, Kamera Di-Upgrade

Rabu, 17 Oktober 2018 • 16:29


Xiaomi Redmi 6

Xiaomi Redmi 6

Belum lama ini Xiaomi merilis duo Redmi ke pasar smartphone Indonesia, Redmi 6 dan Redmi 6A. Untuk diketahui, Redmi merupakan varian paling terjangkau dari lini produk Xiaomi. Kedua produk ini merupakan suksesor dari generasi sebelumnya Redmi 5 dan Redmi 5A.

Redmi 6 menjadi yang pertama PULSA cicipi diantara keduanya. Berbekal prosesor kelas menengah anyar besutan MediaTek, seperti apa kinerja dan fitur yang ditawarkan? Simak ulasan kami berikut ini.

Paket penjualan Xiaomi Redmi 6

Paket penjualan Xiaomi Redmi 6

Paket Penjualan: Handset, Charger, Kabel Data Micro USB, Buku Manual, Kartu Garansi, Sim Ejector

Warna: Hitam, Gold, dan Biru

Harga: Rp 1.999.000 (3/32GB), 2.399.000 (4/64GB)

Bodi Ringkas

Jika Anda termasuk penggemar ponsel dengan ukuran bodi yang ringkas, Redmi 6 ini sepertinya akan sangat memenuhi persyaratan dalam hal ukuran fisiknya. Ponsel ini bahkan lebih mungil dibanding pendahulunya meski selisihnya tidak sampai 1 cm saja. Keuntungan dari ponsel berbodi mungil tentu saja pada kemudahan penggunaan, dimana seluruh area layar dapat dijangkau oleh ibu jari dengan mudah saat dioperasikan dengan satu tangan.

Sekilas bentukan fisik ponsel ini begitu mirip dengan pendahulunya, hanya saja letak kamera utama di belakang berpindah dari tengah ke bagian kiri atas. Tak hanya itu, kamera utama ponsel ini juga mengalami “upgrade” dari semula satu kamera (12MP) menjadi dua kamera dengan konfigurasi sensor 12MP ditambah 5MP yang berfungsi sebagai pendeteksi kedalaman (jarak objek foto ke sensor).

Cukup disayangkan, Redmi generasi teranyar ini harus dibalut material plastik di sisi belakang. Padahal pendahulunya menggunakan material logam ringan, aluminium. Secara otomatis, ponsel ini kehilangan kesan solid jika dibandingkan pendahulunya. Sekilas Redmi 6 ini bahkan terkesan seperti ponsel kelas entry level.

Tata letak port dan tombol pada ponsel ini mirip pendahulunya, lubang audio jack 3,5 mm ada di bagian atas, sedang tombol volume rocker dan power diletakan di samping kanan. Menariknya, di sisi sebelah kiri, kini terdapat dua buah tray yang masing-masing untuk  2 buah kartu SIM dan sebuah microSD. Pengguna pun tak perlu khawatir lagi harus memilih mengorbankan salah satu kartu SIM atau kartu memori tambahan.

Slot USB ada di bagian bawah menggunakan tipe micro USB versi 2.0 sebagai jalur data dan charger.  Sayangnya, pemancar sinar infra merah (infrared blaster) untuk mendukung aplikasi MiRemote, kini tidak lagi disertakan.

Layar Menyusut

Meski hanya terpaut 6 bulan saja terkait waktu perilisannya, namun Mi fans tentu mengharapkan banyak peningkatan di berbagai sektor penting pada Redmi 6 jika dibandingkan dengan pendahulunya. Sektor penting yang dimaksud salah satunya adalah layar. Namun sayangnya, tidak ada peningkatan yang layak disoroti pada layar ponsel ini jika dibandingkan Redmi 5.

Redmi 6 ini bahkan inferior jika ditilik dari luas layarnya. Jika sebelumnya, Redmi 5 membawa layar dengan bentang diagonal 5.7 inci, ponsel ini hanya dimodali ukuran layar 5.45 inci. Masih menggunakan rasio 18:9, layar ponsel ini juga masih mempertahankan resolusi HD+ (720x1440 piksel).

Dengan resolusi yang sama dan ukuran layar yang lebih kecil, tentunya membuat layar ponsel ini memiliki kerapatan piksel yang lebih tinggi yang berarti tampilan layarnya di atas kertas menjadi lebih tajam.

MIUI 9.6

Beralih ke bagian interior, antarmuka Redmi 6 dibalut dengan custom ROM MIUI 9.6 versi global berbasis Android Oreo 8.1. Tampilan menu pada MIUI ini tentu sudah sangat familiar bagi pengguna Xiaomi.

Seperti biasa MIUI membawa cukup banyak bloatware. Meski begitu hal tersebut tidak mempengaruhi responsifitas sistem pada saat digunakan. Hanya saja, ada satu hal yang cukup mengganggu dari UI besutan Xiaomi ini, yakni banyaknya iklan di beberapa aplikasi bawaannya. Meski tak muncul setiap kali membuka aplikasi, namun keberadaannya cukup mengganggu apalagi ketika ingin menjalankan aplikasi dengan cepat.

Menurut rumor yang beredar, Xiaomi pun akan segera merilis MIUI versi teranyarnya yaitu MIUI 10 bagi ponsel ini. Sayangnya selama masa pengujian, PULSA baru mendapatkan update sebatas versi 9.6.19.0 saja.

Performa Kelas Menengah

Untuk meningkatkan kinerja tanpa harus mengorbankan harga jual, Xiaomi memilih chipset Mediatek seri terbaru. Xiaomi Redmi 6 menggunakan Mediatek Helio P22. Meski citra sebagai prosesor generik buatan Tiongkok masih lekat pada pabrikan MediaTek, namun performa yang ditawarkan pun jelas mengalami peningkatan dibanding pendahulunya.

Kemampuan Helio P22 ini diklaim oleh Mediatek setara dengan Snapdragon 625. Memang diatas kertas, jumlah inti prosesor dan kecepatan maksimal yang ditawarkan keduanya berada di level setingkat.

Di kelas menengah, chipset terbaru besutan MediaTek ini bisa dikatakan sebagai salah satu yang tercanggih. Chipset ini merupakan yang pertama di kelasnya yang dibuat menggunakan teknologi pemrosesan TSMC 12nm FinFET.

Dengan proses fabrikasi yang lebih kecil, berarti lebih banyak transistor yang dapat ditanamkan pada sebuah chipset, yang pada akhirnya akan meningkatkan kinerja dan menambah efisiensi daya.

Yang PULSA uji adalah varian terendah dari 2 pilihan Redmi 6 yang tersedia, yakni yang berkapasitas internal 3GB dengan luas ruang penyimpanan data internal 32GB.

Diuji menggunakan beberapa aplikasi benchmarking langganan PULSA yang banyak berfokus pada pengukuran kinerja CPU, GPU dan Memori, ponsel ini tidak menunjukkan performa yang istimewa, namun tidak pula buruk untuk sebuah ponsel dengan banderol harga di bawah 2 jutaan.

Digunakan bermain game Mobile Legends, ponsel ini masih mampu mengakomodasi PULSA dengan performa yang cukup baik. Hanya saja untuk game PUBG yang memiliki kualitas grafis yang lebih tinggi, ponsel ini masih bisa diandalkan meski harus menurunkan pengaturan frame rate ke level Low untuk bermain dengan nyaman.

Dual Kamera Utama

Dibandingkan pendahulunya, jelas ada peningkatan pada Redmi 6 pada sektor kamera. Jika sebelumnya Redmi 5 hanya berbekal satu kamera utama ber-resolusi 12MP, kini Xiaomi pun membuat anggota terbaru keluarga redmi mengadopsi konfigurasi dual kamera.

Pada kamera belakang ditambahkan sensor pendamping berukuran 5MP yang bertugas sebagai pendeteksi jarak antara sensor dengan objek foto. Dengan demikian, kamera utama Redmi 6 ini mampu membedakan antara objek utama dan latar belakang sehingga bisa mengaplikasikan nilai fokus berbeda pada keduanya untuk mendapatkan foto dengan efek bokeh yang lebih baik.

Hasil foto kamera belakang - indoor

Hasil foto kamera belakang - indoor

Hasil foto kamera belakang - outdoor

Hasil foto kamera belakang - outdoor

Untuk kamera depan, Xiaomi Redmi 6 dibekali sensor 5 megapiksel. Tidak istimewa, namun setidaknya sanggup memenuhi kebutuhan mengabadikan gambar selfie atau melakukan panggilan video. Selain untuk selfie dan video call, kamera depan ponsel ini juga dipercaya untuk mendukung fitur keamanan biometrik, face access.

Hasil foto kamera depan - selfie

Hasil foto kamera depan - selfie

Kesimpulan

Pemilihan prosesor baru untuk Xiaomi Redmi 6 bisa jadi strategi yang tepat untuk meredam kenaikan harga jual akibat gejolak nilai rupiah terhadap dolar AS. Berbekal chipset Mediatek Helio P22, suksesor seri Redmi 5 ini berhasil membuat perbedaan dari pendahulunya dalam hal performa. Peningkatan yang lebih signifikan terlihat pada konfigurasi kamera utamanya.

Sayangnya, tampilan fisiknya yang didominasi plastik memberi kesan “entry level” pada ponsel ini. Ditambah lagi, Xiaomi tak lagi menyertakan fitur remote control perangkat elektronik yang sudah sangat familiar di kalangan Mi fans.

Let's block ads! (Why?)

https://m.tabloidpulsa.co.id/review/36105-review-xiaomi-redmi-6

Bagikan Berita Ini

0 Response to "Review Xiaomi Redmi 6: Layar Menyusut, Kamera Di-Upgrade"

Post a Comment

Powered by Blogger.