YERUSALEM - Seorang perempuan yang tengah berjalan-jalan dekat reruntuhan kota kuno di Israel utara menemukan patung bersejarah yang menurut para arkeolog diperkirakan berusia 1.700 tahun. Perempuan yang tidak disebutkan identitasnya itu mulanya melihat kepala salah satu patung mencuat dari tanah, yang kemudian mengarah pada penemuan patung lainnya pada awal bulan ini.
Unit Pencegahan Pencurian dari Badan Purbakala Israel (IAA) yang dihubungi menyusul penemuan tersebut dan mengirim seorang inspektur ke lokasi penemuan di dekat Beit She'an. Selama penggalian, patung Romawi lain muncul di sebelahnya.
Patung ini berasal dari periode Romawi Akhir, abad ke-3 hingga ke-4 Sebelum Masehi.
Beit She'an berjarak hempir 30 kilometer dari Danau Galilea, di lembah yang subur.
Diberitakan United Press International, Senin (31/12/2018) keberadaan patung-patung itu terungkap karena turunnya hujan deras di daerah itu baru-baru ini di daerah itu.
"Penting untuk dicatat bahwa hujan musim dingin yang lebat dapat membawa temuan lain ke permukaan, sehingga kami meminta orang untuk melaporkannya kepada kami," tutur Nir Distelfeld, Inspektur Unit Pencegahan Pencurian Badan Purbakala Israel, dalam siaran pers pada Minggu, 30 Desember.
Kedua patung tersebut telah dibawa ke laboratorium Badan Purbakala Israel untuk melindungi mereka dari pencurian, dan juga untuk mempelajari serta melestarikannya.
"Ini adalah penemuan sangat penting, yang memberi tahu kita banyak tentang penduduk daerah Beth She'an pada zaman kuno," kata Distelfeld.
"Penemuan patung itu mengisi potongan teka-teki lain dalam pemahaman kita tentang budaya material orang-orang di tanah ini pada masa lalu. Temuan ini milik semua orang di negara ini, dan sekarang kita semua bisa menikmatinya dan memahami konteks sejarah mereka."
Wakil Kepala Unit Pencegahan Pencurian Badan Purbakala Israel Dr. Eitan Klein mengatakan, patung dada yang terbuat dari batu kapur lokal itu menunjukkan fitur wajah, detail pakaian dan gaya rambut yang unik.
"Tampaknya setidaknya satu dari mereka menggambarkan seorang pria berjanggut," kata Klein.
Patung seperti ini biasanya diletakkan di dekat atau dalam gua pemakaman, dan mereka mungkin telah mewakili gambar almarhum di sepanjang garis umum, terang Klein.
Patung serupa pernah ditemukan sebelumnya di daerah Beth She'an dan Yordania Utara.
"Tapi tidak ada yang menyerupai yang lain, dan itulah pentingnya penemuan ini," kata Klein. "Patung-patung ini dalam gaya Oriental, yang menunjukkan bahwa pada akhir periode Romawi penggunaan seni Klasik telah mereda, dan tren lokal menjadi populer," tambahnya.
Di sisi lain, IAA mengatakan bahwa wanita yang telah berhasil menemukan patung tersebut akan menerima sertifikat penghargaan atas tindakannya yang baik dalam melaporkan temuannya kepada pihak berwenang, alih-alih membawanya sendiri.
(dka)
https://news.okezone.com/read/2018/12/31/18/1998317/sedang-jalan-jalan-perempuan-di-israel-temukan-patung-berusia-1-700-tahunBagikan Berita Ini
0 Response to "Sedang Jalan-Jalan, Perempuan di Israel Temukan Patung Berusia 1.700 Tahun - Okezone"
Post a Comment