
INDOPOS.CO.ID - Ahli Vulkanologi ,Surono menilai ukuran Gunung Anak Krakatau masih terlampau kecil untuk menimbulkan letusan sehingga mengakibatkan tsunami.
Pria dengan Mbah Rono ini menegaskan, tsunami di perairan Selat Sunda di penghujung Desember 2018 lalu tidak berkaitan dengan erupsi letusan Anak Gunung Krakatau.
"Saya tidak percaya, kalau letusan anak Gunung Krakatau bisa menimbulkan tsunami. Tapi kalau Ibu anak Gunung Krakatau iya (bisa menimbulkan tsunami). Waktu itu sudah tinggi dan besar, letusan itu dahsyat sekali," ujar Surono di kawasan Rawamangun, Jakarta, Kamis (3/1/2019).
Sejauh ini, Surono masih percaya ,kalau longsoran anak Gunung Krakatau bisa mengakibatkan gelombang tinggi sampai ke daratan, bukan karena Anak Gunung Krakatu meletus.
Surono menjelasakan bahwa sebelum tsunami Selat Sunda, Gunung Anak Krakatau pernah meletus dengan kekuatan lebih besar, namun tidak menimbulkan tsunami. Sebab, ukuran dan dapur magma Gunung Anak Krakatau, tidak sebesar Gunung Krakatau sebelum meletus pada tahun 1883.
"Tsunami karena letusan Gunung Anak Krakatau, kalau itu menuduh seperti itu, berarti kriminalisasi terhadap (Gunung) Anak Krakatau," ujar Surono.
Surono menjelaskan, Gunung Anak Krakatau masih membangun tubuh untuk terus bertambah tinggi. Proses itu dilakukan dengan cara mengeluarkan material-material melalui letusan-letusan kecil.
"Tubuh Gunung Anak Krakatau belum stabil, karena getaran tanpa henti dalam setahun penuh dan sebagainya," ujar Surono. (zbs)
https://indopos.co.id/read/2019/01/03/160592/mbah-rono-letusan-gunung-anak-krakatau-belum-bisa-timbulkan-tsunamiBagikan Berita Ini
0 Response to "Mbah Rono: Letusan Gunung Anak Krakatau Belum Bisa Timbulkan Tsunami - Indopos"
Post a Comment